Kebijakan Refund
Terakhir diperbarui: 11 Mei 2026. Kebijakan ini berlaku untuk transaksi produk digital yang diproses melalui PublikAPI, dashboard, API reseller, atau integrasi terkait.
1. Prinsip umum
Produk digital biasanya diproses otomatis dan tidak dapat dibatalkan setelah berhasil dikirim atau dikonfirmasi oleh supplier. Refund diproses berdasarkan status transaksi, bukti sistem, dan hasil rekonsiliasi dengan vendor atau payment gateway.
2. Order berhasil
Order dengan status berhasil, completed, delivered, atau status setara dari supplier umumnya tidak dapat direfund kecuali terdapat kesalahan yang terverifikasi atau pembalikan resmi dari supplier.
3. Order gagal
Order yang gagal sebelum fulfillment dapat dikembalikan ke saldo, dibatalkan, atau diproses ulang sesuai metode pembayaran, saldo akun, dan hasil pengecekan sistem.
4. Order pending
Order pending akan dicek melalui monitoring dan rekonsiliasi. Jika supplier mengonfirmasi gagal, refund dapat diproses. Jika supplier mengonfirmasi berhasil, order mengikuti ketentuan order berhasil.
5. Duplicate payment
Pembayaran ganda untuk invoice atau order yang sama akan ditinjau berdasarkan mutasi payment gateway, nomor invoice, waktu transaksi, dan status order. Jika terbukti duplikat, dana dapat dikembalikan atau dikreditkan sesuai kebijakan operasional.
6. Data tujuan salah
Pengguna bertanggung jawab memastikan user ID, server ID, nomor tujuan, SKU, dan data order benar. Kesalahan input yang sudah dikirim ke supplier umumnya tidak dapat direfund kecuali supplier menyetujui pembatalan.
7. Waktu proses
Proses refund dan rekonsiliasi dapat memerlukan waktu karena bergantung pada supplier, payment gateway, dan kelengkapan bukti transaksi. Kami akan memproses permintaan secara wajar berdasarkan antrean dukungan.
8. Kontak dispute
Untuk mengajukan pengecekan, sertakan order ID, waktu transaksi, produk, nominal, dan bukti pembayaran ke support@publikapi.com.
PublikAPI
Kembali ke beranda